Studi kasus pola fungsi penggerakan (actuating) dan pengendalian (controlling) Gubernur Jawa Barat
1. Fungsi Penggerakan (Actuating) Berdasarkan analisis di Kompasiana, Gubernur Dedi Mulyadi menggunakan berbagai strategi untuk “menggerakkan” birokrasi dan masyarakat agar aktif menjalankan program provinsi : Komunikasi Program Prioritas – Sosialisasi visi & program seperti “Desa Digital” dan “Jabar Juara” melalui rapat, media sosial, dan kunjungan langsung ke daerah . Pendelegasian dan Pemberdayaan – Memberikan wewenang yang lebih besar kepada dinas/OPD, agar lebih cepat mengambil keputusan dan inisiatif . Kampanye Disiplin dan Perubahan Perilaku – Menertibkan bangunan liar, normalisasi sungai, dan pengawasan alih fungsi lahan agar sesuai tata ruang, sambil mendorong masyarakat mengikuti aturan. 2. Fungsi Pengendalian (Controlling) Dedi Mulyadi juga menerapkan pengendalian melalui mekanisme pengawasan dan tindakan tegas: Pengawasan Ketat dan Tindakan Tegas – Memastikan bangunan liar dan alih fungsi lahan diawasi dan ditindak sesuai Peraturan Gubernur dan...